PROGRAM STUDI ILMU POLITIK – FISIP

Political Science Program – Faculty of Social and Political Science

Release Survey Pilkada Kabupaten Malang oleh LaPoRa, Ilmu Politik UB

thumbnail_1448958180-SURVEI-PILKADA

Hasil Survei Laboratorium Politik dan Rekayasa Kebijakan (LaPoRa) FISIP Universitas Brawijaya Malang menunjukkan pasangan incumben Rendra Kresna-Sanusi meraih elektabilitas tinggi dalam Pemilihan Bupati Malang yang akan digelar 9 Desember mendatang.

Pasangan nomor urut satu tersebut mendapat dukungan 63,7 persen dari responden. Sedangkan untuk pasangan calon lain, yakni pasangan nomor urut dua Dewanti Rumpoko-Masrifah Hadi meraih dukungan sebesar 26,8 persen dan pasangan nomor urut tiga yang berangkat dari jalur independen Nurkholis-Mufidz meraih dukungan sebesar 1,5 persen.

Sebelumnya, LaPoRa telah melakukan penelitian Pilkada Kabupaten Malang dengan mengirim 220 surveyor yang tersebar 16 kecamatan yang dijadikan sample. Kegiatan penelitian tersebut dilakukan sejak tanggal 14 hingga 21 November 2015 lalu.

Menurut peneliti LaPoRa yang sekaligus Dosen Ilmu Politik UB, Fazadhora Nailufar, hasil tersebut masih bisa berubah karena masih banyak responden yang diteliti LaPoRa masih ragu-ragu dengan pilihannya.

“Dari hasil suvei,masih ada sebanyak 50 persen responden yang ternyata belum tahu apakah mencoblos calon yang sementara dipilihnya atau tidak, sedangkan 45 persen pasti dan 5 persen tidak pasti dan bisa berubah,” (1/12/2015)

Sementara itu, pengamat politik yang juga dosen Ilmu Politik FISIP UB, Wawan Sobari, Ph, D., mengatakan meskipun hasil survey elektabilitas Rendra-Sanusi memimpin jauh, yakni 63,7 persen, peta politik di Kabupaten Malang masih bisa berubah secara dinamis.

“Kekuatan tokoh atau figur masih sangat dominan dikabupaten Malang, ini masih bisa menjadi merubah hasil yang telah ada.” jelas Wawan Sobari dalam keterangan pers di gedung FISIP Universitas Brawijaya Malang.